LANJUTAN BUKAN RAMA DAN SINTA

kelanjutannya nih.. tetap simak kisak selanjutnya ya🙂

2. Salah paham

Hari kelulusan yang ditunggu-tunggu pun datang juga, alhamdulilah aku lulus dengan nilai yang sangat memuaskan. Undangan untuk masuk SMA pun berdatangan, dan bahkan aku bingung akan memilih yang mana. Semua yang tertera di undangan SMA terbaik menurutku.

“alind, kayaaknya kita harus berpisah .. jangan lupain aku ya,” ujar wardah sambil memelukku sambil menangis.

“iya.. aku bakalan lupain kok” aku berusaha untuk bercanda walaupun air mata sudah membasahi pipiku.

“alind…” wardah merengek seperti anak kecil dan mencubitku

“bercanda doang kok, sahabatku yang cantik”

“janji ya..”

“hmm,, gmana ya”

Kami pun terhanyut dalam acara gelak tawa,

“alind, kira-kira alfa pilih SMA yang mana ya??”

“ya mana aku tau, dia gak ada ngelapor..”

“hahahaha”

***

Aku melangkahkan kaki menuju parkiran motor dan tak sabar ingin pulang meyampaikan kabar baik ini kepada mama dan papa. Dan mulai kukendarai motor untuk keluar gerbang sekolah, au parah.. ban motorku kempes lagi. Kutendang motor yang selalu saja membuatku kecewa itu. dan tanpa kusadari ada sesosok bayangan yang berada tepat dibelakangku.

“napa lind, kempes lagi?”

“iya nih” jawabku dengan jutek dan kemudian membalikkan badan untuk memastikan siapa pemilik suara itu. ah, si alfa lagi. Kenapa saat lagi kempes gini selalu ada si lfa ini.

“alind, selamat atas nilainya yaa.. pupus deh harapan gw menjadi yang terbaik. Tapi gw masih ada kesempatan nih buat ngalahin lo ditahun selanjutnya”

“maksudnya??”

“tumben banget lo lola mikirnya” alfa tersenyum lebar melihat raut mukaku yang kemungkinan penuh tanda tanya.

“yaa.. gw gak ngerti mau gmana lagi.. “

“gini alind, kan lo dapat undangan SMA tuh.. gw kan juga dapat dan semua SMA sama.. jadi masih ada kemungkinan untuk bertemu lagi kalau kita memilih SMA yng sama..”

“oooh, iya ya”

“alind, selamat lagi ya..”

“apa lagi??”

“selamat ulang tahun alind, ,moga tambah baik lagi kedepannya”

Apaa?? Alfa ingat kalau gw sekarang lagi ulang tahun, padahal teman-teman sekelas gak ada yang ingat seorangpun. Dan bisa dipastikan alfa adalah orang petama yang mengucapkan ulang tahun selain keluargaku.

“aminn, makasih fa”

“oh ya, ini ada kado dari gw.. maaf ya, isinya gak seberapa. Hmmm.. salaman dulu dong”

Aku menyambut tangan alfa dengan tersenyum dan kami kemudian duduk ditaman sekolah sambil menunggu jemputan dari papaku yang belum tau kapan sampainya. Kami bercerita tentang masa anak-anak, sd, dan sampai saat ini diiringi dengan gelak tawa. Dari kejauhan kulihat seperti wardah yang tengah memerhatikan kami, dan kupastikan itu memang wardah. Ia kemudian lari saat aku menatapnya. Aku bertanya-tanya tentang sikap wardah yang tiba-tiba berubah. Ah, aku ingat.. ini pasti tentang alfa..

kulangkahkan kaki dan mengejar wardah yang semakin menjauh.

“wardah, lo salah paham..”

“wardah!!!!”

***

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s